Kamis, 10 Maret 2016

Review Puisi dan Cerpen



REVIEW PUISI

Puisi yang berjudul bayangan menceritakan seorang anak yang begitu merindukan orang tuanya berhari-hari duduk di dalam kamar menatap pintu, namun dia sadari bahwa yang ia imajinasikan itu hanyalah bayangan ketika ayah dan ibunya masih hidup, puisi itu terlihat begitu mudah dimaknai karena ada beberapa kata kunci yang mengarah pada perasaan penulis seperti “ kurindu dalam kehampaan”.
Kekurangan dari puisi ini yaitu penulis kesulitan memilih diksi yang menarik sehingga puisi ini begitu mudah tertebak oleh pembaca, harapannya ketika pembaca membaca puisi ini bisa memberikan kritik yang dapat membangun puisi ini menjadi lebih baik.
Puisi kedua menceritakan seorang wanita yang begitu merindukan kekasihnya, setiap hari bertemu dengan kekasihnya namun dia masih saja tetap merasakan rasa rindu yang mendalam yang selalu membuat nya mengkhayal di malam hari.
Kekurangan puisi ini pada judul yang tidak menarik karena penulis bingung menentukan judul yang cocok, efek perasaan yang di tampilkan penulis rasanya masih kurang tajam untuk pembacanya, mungkin dikarenakan pemilihan diksi yang kurang tepat. Pemenggalan kalimat dalam puisi juga masih belum begitu rapi karena penulis bingung menentukannya. Jika puisi ini memiliki diksi yang bagus saya rasa pesan puisi ini akan sampai ke pembacanya.





REVIEW CERPEN
Cerpen yang berjudul Kakiku Penentu Masa Depanku menceritakan sosok seorang gadis desa yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk menlanjutkan pendidikan sosok seorang siti di cerpen ini merupakan sosok wanita yang tangguh dan tidak menyerah dalam menggapai tujuan nya , konflik dalam cerpen ini adalah ketika siti di hina oleh warga desa yang mengatakan bahwa dia tidak bisa sekolah di kota. Penyelesaian konfliknya yakni ketika dia terus berjuang sampai akhirnya dia mendapatkan beasiswa dan bisa bersekolah di kota.
Kekurangan dari cerpen ini adalah pemilihan judul yang kurang menarik, plot yang amburadul, serta tidak bisanya penulis membuat cerita ini menegangkan dan menyedihkan bagi pembacanya. Jika ada sesuatu konflik menantang yang tidak terselesaikan mungkin cerpen ini bisa membuat pembaca terharu bahkan menangis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar